Posisi Pangkostrad Masih Kosong, Jenderal Andika: Tunggu Wanjakti

20200824-andi-perkasa
Jenderal Andika Perkasa.

maiwanews – Posisi Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) yang ditinggalkan Jenderal Dudung Abdurahman setelah ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) hingga kini masih kosong.

Sejumlah nama santer disebut-sebut akan menduduki posisi penting itu termasuk Mantu Luhut Binsar Panjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak yang pernah jadi Komandan Grup A Paspampres dan saat ini sedang menjabat sebagai Pangdam Udayana.

Namun Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang juga mantan Kasad menyebut, siapa sosok yang akan menduduki jabatan yang ditinggalkan Jenderal Dudung, masih menunggu hasil sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

“Kita menunggu Wanjakti, sidang Wanjakti,” kata Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kepada wartawan di kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Andika menjelaskan, hasil sidang Wanjakti akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasil dari Wanjakti itu kata Andika, yang menjadi dasar bagi preiden untuk menentukan siapa yang layak menjadi Pangkostrad.

Dalam kesempatan lain, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP Syaifullah Tamliha mengatakan, kursi Pangkostrad harus diduduki perwira tinggi yang memahami posisi TNI dalam Pemilu 2024. Karena menurut Tamliha, Pangkostrad yang nanti menjabat akan mengemban tugas layaknya Panglima TNI pada Pemilu 2024.

Berdasarkan kalkulasi Tamliha, jikamasa jabatan Jenderal Andika Perkasa tidak diperpanjang, kemungkinan besar Laksamana TNI Yudo menjadi Panglima TNI.

Pada saat yang sama sambung dia, Jenderal TNI Dudung juga akan pensiun pada akhir 2023, sehingga kemungkinan besar Pangkostrad-lah sosok militer yang akan mengambil peran membantu Panglima TNI pada pemilu legislatif dan pilkada serentak 2024.