maiwanews –Â Menteri Keuangan RI Agus Martowardojo mengatakan, untuk membayar bunga utang selama semester I-2010, pemerintah Indonesia telah menghabiskan dana Rp 43,4 triliun dari Rp 105,7 triliun yang akan dibayar tahun ini.
Sementara untuk subsidi BBM dan listrik, pemerintah telah menghabiskan dana sebesar Rp 51,6 triliun, yang terdiri dari listrik Rp 21,4 triliun dan untuk BBM Rp 30,2 triliun.
“Pembayaran bunga utang realisasinya sebesar 41% dari Rp 105,7 triliun atau sebesar Rp 43,4 triliun. Prognosa semester II diperkirakan Rp 57,4 triliun sehingga total bunga utang yang terserap hingga akhir tahun mencapai Rp 100,8 triliun atau sebesar 95,4%,” kata Agus Marto.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Jli 2010.
Dalam rapat kerja itu, Agus melaporkan tentang daya serap anggaran pemerintah yang dianggap masih rendah. Menurutnya, Belanja pemerintah masih rendah yaitu Rp 234,2 triliun dari target yang sebesar Rp 781,5 triliun. Sepanjang semester I-2010, pemerintah pusat baru menyerap 30% anggaran belanja yang dianggarkan.
Disebutkan, untuk belanja pegawai, realisasinya masih 45,3%, belanja barang baru terealisasi 26,2%, belanja barang baru terealisasi 26,2%, realisasi belanja modal baru 16,1%, dan realisasi subsidi baru 25,7%.
Sedangkan untuk bantuan sosial, realisasinya hanya sebesar 29,1% dan realisasi belanja lain-lain baru 2,7%. Sementara belanja hibah bahkan belum ada realisasi sama sekali.
Menurut Agus, belanja pemerintah pusat diharapkan terserap Rp 508,2 triliun pada semester II tahun ini, sehingga total penyerapan belanja pemerintah pusat mencapai Rp 742,4 triliun atau sebesar 95%.
Dalam rapat kerja tersebut, Menteri Keuangan sempat ‘memprotes’ dengan nada bercanda anggota dewan yang begitu rajin melakukan interupsi. Agus mengaku terganggu dengan interupsi itu saat ia lakukan pemaparan.
Presiden Prabowo Gulirkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun
Pemerintah Siapkan 21 Proyek Hilirisasi Tahap Pertama Senilai Rp657,6 Triliun
Pemerintah Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik
Zelenskyy-Ishiba Bahas Dukungan Berkelanjutan Jepang ke Ukraina
Presiden Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2024 di Sentul









