maiwanews – Seluruh warga masyarakat diimbau agar jangan terprovokasi dengan kasus kerusuhan di Sampang, Madura, Jawa Timur yang telah menelan korban sedikitnya dua orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka serta puluhan rumah dibakar.
“Saya juga imbau kepada masyarakat supaya tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut (kerusuhan Sampang),” kata Kapuspen TNI, Laksamana Muda Iskandar Sitompul di Lapangan Makodif I Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (27/8/2012).
Iskandar juga meminta agar kita tetap menjaga persatuan dan kekompakan. Apalagi, konflik berlatar agama yakni antara penganut Sunni dan Syiah itu bukan pertamakali ini terjadi. Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Desember 2011 lalu.
Sejauh ini, kerusuhan yang terjadi di Dusun Nangkernang Desa Karanggayam Kecamatan Omben dan Dusun Gading Laok Desa Bluuran Kecamatan Karang Penang itu, TNI hanya menurunkan 50 personil untuk membantu kepolisian. Namun jika diminta, TNI kata Iskandar siap menambah pasukan.
Porsche AG Percepat Langkah Restrukturisasi Perusahaan
Polda Riau Amankan 8 Remaja Diduga Terlibat Aksi Kejahatan Jalanan
Prabowo Akan Terima Kunjungan Resmi Albanese
Polisi Minta Layanan Perdagangan Digital Hapus Produk Hasil Penyelundupan
Pemkot Makassar Raih Predikat Kota Terinovatif di Ajang IGA 2024









