maiwanews – Kepolisian Daerah Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan kembali berhasil menangkap dua anggota komplotan pelaku perampokan toko emas yang beraksi di Pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
“Kita tangkap dua pelaku lainnya di wilayah Sumatera dan Jawa. Jadi totalnya yang sudah ditangkap enam orang termasuk pelaku dan penadah,” kata Kebid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar, Kamis 19 Agustus 2010.
Senjata api para pelaku, yang statusnya masih buron berjumlah lebih dari satu, namun belum diketahui secara pasti jenis senjata yang digunakan oleh mereka dalam aksi nekad itu.
Karena alasan masih memburu anggota komplotan lain yang belum tertangkap, Boy tidakbersedia merinci inisial pelaku yang berhasil dibekuk termasuk kronologis penangkapan tersebut.
“Masih memburu pelaku lainnya yang bertugas memegang senjata api saat merampok. Fokus pengejaran di wilayah Sumatera dan Jawa,” kata Boy.
Namun begitu, Boy mengatakan, diduga senjata yang digunakan pelaku merupakan senjata rakitan yang didapatkan dari Lampung yang mungkin senjata itu dibeli dari pasar gelap.
Karena ada beberapa kesamaan modus dalam melakukan aksinya, pihaknya juga menyelidiki keterkaitan sindikat ini dengan kasus perampokan emas lainnya di Depok dan Bekasi beberapa bulan lalu. melakukan aksinya.
Namun Boy membantah jika kelompok perampok toko emas Bukit Duri terkait dengan aksi perampokan bank di Medan yang menewaskan satu orang anggota Brimob dan meluakai dua orang satpam.
Seperti diberitakan sebelumnya, 14 orang kompl;otan pelaku merampok tiga toko emas di Pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 6 Agustus 2010 lalu.
Tujuh dari mereka yang masuk ke dalam toko melepaskan tembakan beberapa kali, sementara tujuh pelaku lainya menunggu di atas motor. Selain kerugian materi, perampokan itu mengakibatkan tiga orang terluka terkarena gagang senjata.
Para pelaku berhasil kabur dengan membawa kurang lebih 2 kg emas. Nilai emas yang dibawa perampok diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Selain berhasil membekuk satu per satu anggota komplotan pelaku, polisi juag berhasil penangkap penadah hasil hasil rampokan itu..
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Prabowo Rampungkan Lawatan Diplomatik ke Timur Tengah dan Turkiye
Polisi Ungkap Pertambangan Emas Ilegal di Boalemo, Gorontalo
Polisi Minta Layanan Perdagangan Digital Hapus Produk Hasil Penyelundupan
Polisi Bongkar Kasus Pungli Dana BOSP di Majene









