maiwanews – Dalam rangka meningkatkan kerjasama ekonomi dan perdagangan diantara Negara-negara anggota Asian Parliamentary Assembly (APA) dan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Negara-negara Asia dari krisis keuangan global yang berkelanjutan, Delegasi Indonesia menyerukan Negara-negara APA untuk menghentikan hubungan sosial, politik dan ekonomi dengan Israel.
Hal tersebut disampaikan oleh delegasi Indonesia Sidarto Danusubroto dalam Sidang Sub Komite APA, yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, Jum’at, 11 Juni 2010.
Sidarto mengatakan, seperti dikutip dari situs DPR, seruan ini sebagai bentuk protes keras terhadap aksi brutal Israel yang menyerang kapal “Freedom Flotilla” pada tanggal 31 Mei 2010 lalu yang tengah berlayar di perairan internasional dalam rangka menjalankan misi perdamaian dan kemanusiaan untuk membantu penduduk Gaza yang tengah menderita krisis pangan dan obat-obatan akibat blokade Israel.
Delegasi Indonesia pada kesempatan ini juga juga mendorong Negara-negara APA untuk mengutuk keras agresi Israel karena berpotensi membahayakan aktifitas ekonomi, keuangan dan perdagangan dunia serta menyerukan Negara-negara APA untuk memberikan dukungan penuh bagi kemerdekaan Palestina dan hidup berdampingan secara damai dengan Negara-negara disekitarnya.
Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah selama dua tahun berturut-turut dalam pelaksanaan Sidang Sub-Committee of Financial Crisis APA. Delegasi anggota APA terdiri dari beberapa negara seperti Afghanistan, Bahrain, Iran, Kuwait, Saudi Arabia, Sri Lanka dan Turkey.
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Indonesia-Australia Komitmen Wujudkan Perdamaian dan Kemakmuran Regional
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Prabowo dan Airlangga Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional









