Keroyok Kapolsek Simalungun, 16 Orang Jadi Tersangka

maiwanews – Polisi terus mengembangkan penyelidikan kasus pengeroyokan yang mengakibatkan Kapolsek Dolok Saribu, Simalungun, Sumatera Utara, AKP Andar Siahaan tewas mengenaskan. Sebanyak 16 orang telah ditetapa\kan sebagai tersangka.

Ke-16 warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu memiliki peran berbeda diantaranya pelaku yang terlibat langsung melakukan pengeroyokan dan juga ada yang bertindak sebagai provokator. Sebelumnya polisi mengamankan 103 warga ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Menurut Kapolres Simalungun AKBP Andi Syahriful Taufik yang turun langsung di lapangan menyatakan, seluruh tersangka merupakan warga desa Dolok Saribu, kecamatan Dolok Pardamean.

Sementara polsi terus melakukan pemeriksaan, maka kemungkinan jumlah tersangka bertambah. “Tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah,” kata Andi Syahriful Taufik kepada wartawan, Kamis (28/3/2013).

Pengeroyokan terhadap Andar terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu (27/3/2013). Warga melakukan pengeroyokan karena terprovokasi teriakan “”maling kerbau” oleh isteri tersangka judi toto gelap yang saat itu diamankan oleh Andar bersama tiga anggotanya.

Melihat warga yang marah, Andar kemudian melepas tersangka. Namun kemarahan warga Dusun Merek Raja Huta, Desa Buntu Bayu Pane, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, rupanya tidak surut. Sejumlah warga justru menghadang mobil rombongan Kapolsek dengan gerobak sapi sebelum terjadi peristiwa mengenaskan itu.